Home » » Ciri Ayam Terserang Penyakit Tetelon

Ciri Ayam Terserang Penyakit Tetelon

Ciri Ayam Terserang Penyakit Tetelon - Penyakit tetelo itu datang berdasarkan siklus musim. “Setiap memasuki musim hujan atau pancaroba pasti penyakit itu timbul dan menyerang ayam. Karena itu, masyarakat yang memelihara ayam diharapkan waspada,

Agar ayam peliharaan terhindar NDV ( tetelon ) itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Salah satunya dengan rutin menyemprot kandang ayam dengan desinfektan.  

“Prinsipnya menjaga kebersihan kandang. Lalu, biasakan kandang terkena sinar matahari sehingga dapat membuat kandang kering dan basah. Kandang yang lembab dapat mempercepat berkembangnya virus,

Penanggulangan penyakit

dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu:
Ayam yang tertular harus dikarantina atau bila sudah pada stadium berbahaya maka harus dimusnahkan.
Vaksinasi harus dilakukan untuk memperoleh kekebalan. Vaksinasi pertama, dilakukan dengan cara pemberian melalui tetes mata pada hari ke 2. Untuk berikutnya pemberian vaksin dilakukan dengan cara suntikan di intramuskuler otot dada.
Untuk memudahkan untuk mengingat mengenai waktu pemberian vaksin, seorang pakar menyarankan agar memberikan vaksin ini dilakukan dengan pola 444. maksudnya vaksin ND diberikan pada ayam yang berumur 4 hari, 4 minggu, 4 bulan dan seterusnya dilakukan 4 bulan sekali. Akan tetapi pola pemberian ini dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan dan efektivitas terbaik dari hasilnya.
Berilah vaksinasi ND kepada ayam yang masih sehat. Kalau ayam sudah terserang penyakit itu maka dipastikan tingkat kematiannya mencapai 100 persen,

Ciri-ciri ayam yang terserang penyakit tetelo itu, antaralain :
ayam seperti kedinginan
balung ayam berwarna biru
ayam mengalami gejala seperti pilek
lehernya bisa memutar dan kotorannya berwarna hijau.
Kalau ciri-ciri ini sudah ada pada ayam kemungkinan besar terserang tetelo
Gangguan pernapasan dimulai dengan megaop-megap, batuk, bersin dan ngorok waktu bernapas.
Ayam tampak lesu.
Napsu makan menurun.
Produksi telur menurun.
Mencret, kotoran encer agak kehijauan bahkan dapat berdarah.
Jengger dan kepala kebiruan, kornea menjadi keruh, sayap turun, otot tubuh gemetar, kelumpuhan hingga gangguan saraf yang dapat menyebabkan kejang-kejang dan leher terpuntir.

0 comments:

Post a Comment